
Harga emas tergelincir pada hari Senin(11/8) karena pelaku pasar memusatkan perhatian pada pembicaraan AS-Rusia terkait perang di Ukraina, serta data inflasi bulan Juli yang dapat memberikan wawasan lebih lanjut mengenai prospek suku bunga Federal Reserve.
Harga emas spot turun 0,6% menjadi $3.378,49 per ons pada pukul 05.21 GMT, setelah menyentuh level tertinggi sejak 23 Juli pada hari Jumat.
Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 1,4% menjadi $3.441,20.
"Meredanya ketegangan geopolitik terkait perang di Ukraina membuat emas turun lebih lanjut, menyusul pengumuman hari Jumat bahwa Presiden Donald Trump akan bertemu dengan Vladimir Putin di wilayah AS," kata analis senior City Index, Matt Simpson.
Trump mengatakan pada hari Jumat bahwa ia akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada 15 Agustus di Alaska untuk merundingkan akhir perang di Ukraina.
Fokus pasar juga tertuju pada data harga konsumen AS yang akan dirilis pada hari Selasa, dengan analis memperkirakan dampak tarif dapat mendorong kenaikan inti sebesar 0,3% menjadi laju tahunan 3,0% dan menjauh dari target Fed sebesar 2%.
"Jika datanya panas (lebih tinggi dari perkiraan), itu bisa semakin memperkuat dolar dan membatasi kenaikan emas, meski saya menduga dukungan akan tetap ada secara keseluruhan karena investor ingin memanfaatkan harga diskon," kata Simpson.
Laporan ketenagakerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan baru-baru ini meningkatkan spekulasi pemotongan suku bunga Fed pada September. Pasar memperkirakan sekitar 90% kemungkinan penurunan suku bunga pada September, dan setidaknya satu kali lagi pemotongan sebelum akhir tahun ini.
Emas yang tidak memberikan imbal hasil biasanya diuntungkan dalam lingkungan suku bunga rendah.
Selain itu, pembicaraan perdagangan Sino-AS juga menjadi sorotan menjelang tenggat waktu 12 Agustus yang ditetapkan Trump untuk kesepakatan antara Washington dan Beijing.
Sementara itu, spekulan emas di COMEX meningkatkan posisi beli bersih sebesar 18.965 kontrak menjadi 161.811 kontrak pada pekan yang berakhir 5 Agustus.
Di pasar logam lainnya, harga perak spot turun 0,5% menjadi $38,13 per ons, platinum turun 1,1% menjadi $1.317,90, dan paladium naik 0,1% menjadi $1.127,37. (azf)
Sumber: Reuters
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...
Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...
Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...
Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...
Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...